Featured The Division Tidak Memiliki Micro-Transaction, Tapi...

Discussion in 'Berita' started by WildCrocodile, 29 Feb 2016.

  1. WildCrocodile

    First Order Crocodile
    Staff Member
    Expand Collapse

    Joined:
    13 Apr 2004
    Messages:
    7,670
    Likes Received:
    206
    Trophy Points:
    63
    Occupation:
    Gamer
    thedivision.jpg

    Game terbaru Ubisoft, The Division, memang dapat dibilang sebagai sebuah game MMO, karena untuk memainkannya memerlukan koneksi internet yang terus menerus, bahkan jika kalian bermain single player alias sendirian. Dan seperti umumnya game online jaman sekarang, cukup banyak yang khawatir The Division akan memiliki banyak micro transaction dan menjadi game yang P2W alias Pay-to-Win.

    Ubisoft melalui community managernya menyatakan bahwa The Division tidak akan memiliki micro transaction sama sekali, dan bukan merupakan game P2W.

    Dan hal ini juga diperjelas oleh creative director The Division, Magnus Jansen,

    "I don’t know if there’s a globally agreed definition of the word microtransactions, but you don’t pay to win or advance or anything like that. We have DLC plans – which we’re not talking about now – and obviously you’ll pay for that, but in addition to that there’s no microtransactions, as I define them."

    Namun yang menjadi pertanyaan adalah klarifikasi dari Ubisoft setelahnya,

    "Magnus’s statement is correct, there will be no microtransactions at all. Not even for vanity items. Vanity items will be sold as DLC, through the regular first-party stores."

    Jadi, The Division tidak akan ada micro transaction, karena seluruh vanity items a.k.a. item khusus yang dibeli dengan uang asli, tidak akan dijual terpisah, melainkan dibundle menjadi sebuah DLC. Walah kok Ubisoft bikin bingung ya. :swt:

    Bagaimana menurut kamu? Apakah vanity items sebaiknya dijual terpisah, atau menjadi satu dalam sebuah DLC?

    Rock, Paper, Shotgun